Koleksi buku, laporan, dan dokumentasi PEREMPUAN AMAN
Jelajahi berbagai publikasi kami, mulai dari Kertas Kebijakan, Panduan Pengorganisasian, hingga Laporan Tahunan. Anda dapat membacanya langsung di halaman website.
Kertas kebijakan ini menyoroti pentingnya pengakuan dan perlindungan hak kolektif perempuan adat dalam Undang-Undang Masyarakat Adat. Dokumen ini memberikan analisis serta rekomendasi kebijakan untuk memastikan bahwa perempuan adat memiliki ruang, perlindungan, dan peran yang setara dalam sistem hukum dan tata kelola masyarakat adat di Indonesia.
This position paper highlights the crucial role of Indigenous women in sustainable natural resource management and climate resilience. Presented by PEREMPUAN AMAN during the UNFCCC COP21 in Paris, the document emphasizes the importance of recognizing Indigenous women's knowledge, rights, and leadership in addressing climate change and environmental governance.
Panduan untuk memahami Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dalam konteks masyarakat adat
Publikasi ini membahas pentingnya memasukkan perspektif keadilan perempuan dalam regulasi dan kebijakan pengelolaan sumber daya alam. Studi ini dilakukan di Kalimantan Tengah dan Papua Barat untuk melihat bagaimana kebijakan yang ada mempengaruhi peran, akses, dan hak perempuan, khususnya perempuan adat, dalam pengelolaan sumber daya alam.
Publikasi ini membahas pentingnya memperkuat kepemimpinan perempuan adat dalam menghadapi berbagai krisis global, termasuk krisis lingkungan, sosial, dan ekonomi. Melalui transformasi organisasi, perempuan adat memainkan peran penting dalam memperjuangkan hak masyarakat adat serta memastikan keberlanjutan sumber daya alam dan kehidupan komunitas adat.
Publikasi ini membahas posisi dan kontribusi perempuan adat dalam kerangka negara bangsa Indonesia. Disampaikan dalam Simposium PEREMPUAN AMAN tahun 2020, materi ini menyoroti pentingnya pengakuan, perlindungan, dan penguatan peran perempuan adat dalam kebijakan pembangunan nasional.
This publication highlights the voices and experiences of Indigenous women in Indonesia regarding poverty and food insecurity. Based on the Perempuan AMAN Survey 2019, the report reveals key challenges faced by Indigenous communities, including limited access to land, unstable income, and the criminalization of traditional livelihoods.
This presentation discusses the roles, contributions, and challenges faced by fisherwomen in Indonesia’s fisheries sector. It highlights the importance of recognizing women’s participation in coastal communities, strengthening their rights, and promoting gender equality within fisheries governance and development.